Tingkatkan Kompetensi Pengelolaan Keuangan, Staf PNS Bawaslu Tanah Bumbu Ikuti Pelatihan PPSPM
|
Tanah Bumbu — Komitmen meningkatkan kualitas dan profesionalitas aparatur terus dilakukan oleh Bawaslu Kabupaten Tanah Bumbu. Salah satunya melalui pengembangan kompetensi sumber daya manusia. Staf PNS Sekretariat Bawaslu Kabupaten Tanah Bumbu, Yemima Syalomita Br Sembiring, mengikuti Pelatihan Jarak Jauh Pejabat Penandatangan Surat Perintah Membayar (PPSPM) yang diselenggarakan oleh Pusat Pendidikan dan Pelatihan Anggaran dan Perbendaharaan (Pusdiklat AP), Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan (BPPK), Kementerian Keuangan Republik Indonesia.
Pelatihan tersebut dilaksanakan pada 14 sampai dengan 21 September 2026 dan diikuti secara daring dari kantor atau lokasi masing-masing peserta. Pembelajaran dilaksanakan melalui Microsoft Teams/Zoom Meeting serta Kemenkeu Learning Center 2 (KLC2).
Keikutsertaan Yemima dalam pelatihan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kapasitas aparatur Bawaslu Tanah Bumbu, khususnya dalam memahami tata kelola administrasi dan pengelolaan keuangan negara yang akuntabel, tertib, serta sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Dalam dokumen hasil seleksi, Yemima Syalomita Br Sembiring tercatat sebagai peserta dari Badan Pengawasan Pemilihan Umum dan dinyatakan lulus seleksi untuk mengikuti Pelatihan Jarak Jauh PPSPM.
Pelatihan PPSPM sendiri dirancang sebagai proses pembelajaran yang tidak hanya mengandalkan pertemuan secara daring, tetapi juga pembelajaran mandiri melalui KLC2. Peserta diwajibkan menyelesaikan seluruh rangkaian pembelajaran dan penugasan yang diberikan selama pelatihan.
“Peningkatan kompetensi ASN merupakan investasi penting bagi penguatan tata kelola kelembagaan. Semakin baik kapasitas aparatur, semakin kuat pula kualitas pelayanan dan dukungan administrasi terhadap pelaksanaan tugas kelembagaan.”
Pimpinan Bawaslu Tanah Bumbu juga menempatkan pengembangan kompetensi sebagai bagian penting dalam membangun budaya kerja yang profesional. Setiap kesempatan belajar diharapkan tidak berhenti pada peningkatan pengetahuan individu, tetapi dapat memberikan manfaat bagi organisasi melalui penerapan pengetahuan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.
“Ilmu yang diperoleh dari setiap pelatihan hendaknya tidak berhenti sebagai pengetahuan pribadi, tetapi dapat diterapkan dan dibagikan untuk memperkuat kinerja organisasi.”
Selama mengikuti pelatihan, peserta mendapatkan pembelajaran yang berkaitan dengan tugas PPSPM. Salah satu materi yang tercantum dalam jadwal pembelajaran adalah Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah Terkait dengan Tugas PPSPM, yang dilaksanakan secara synchronous non-tatap muka.
Bagi Bawaslu Tanah Bumbu, keikutsertaan aparatur dalam pelatihan tersebut menjadi langkah strategis untuk membangun sumber daya manusia yang semakin adaptif terhadap tuntutan tata kelola pemerintahan. Penguatan kompetensi di bidang pengelolaan keuangan juga menjadi bagian dari upaya menjaga prinsip akuntabilitas, transparansi, ketertiban administrasi, dan kepatuhan terhadap regulasi.
“Profesionalitas dibangun dari kemauan untuk terus belajar. Setiap pelatihan adalah ruang untuk meningkatkan kemampuan, memperbaiki kualitas kerja, dan menghadirkan tata kelola yang semakin baik.”
Keikutsertaan Yemima Syalomita dalam Pelatihan Jarak Jauh PPSPM diharapkan dapat memberikan tambahan pengetahuan dan pengalaman yang mendukung pelaksanaan tugas di lingkungan Sekretariat Bawaslu Kabupaten Tanah Bumbu.
Lebih dari sekadar mengikuti kegiatan pelatihan, langkah ini menjadi bagian dari perjalanan membangun aparatur yang kompeten, berintegritas, dan bertanggung jawab—karena kualitas sebuah lembaga tidak hanya ditentukan oleh sistem yang dibangun, tetapi juga oleh sumber daya manusia yang menjalankannya.
Belajar untuk bertumbuh, berkompetensi untuk mengabdi, dan bekerja profesional untuk memperkuat kelembagaan.