Lompat ke isi utama

Berita

Menanam Benih Demokrasi dari Pesantren, Bawaslu Tanah Bumbu Dorong Santri Jadi Generasi Kritis dan Berintegritas

Bawaslu Tanbu

Menanam Benih Demokrasi dari Pesantren, Bawaslu Tanah Bumbu Dorong Santri Jadi Generasi Kritis dan Berintegritas

TANAH BUMBU – Demokrasi yang kuat tidak hanya lahir dari bilik suara, tetapi juga tumbuh dari pengetahuan, kesadaran, dan keberanian generasi muda untuk menjaga nilai-nilai kejujuran dan keadilan. Berangkat dari semangat tersebut, Bawaslu Kabupaten Tanah Bumbu hadir di Pondok Pesantren DDI Azzikra, Kersik Putih, untuk menanamkan nilai-nilai demokrasi melalui edukasi kepemiluan bagi para santri.

Kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam memperluas pemahaman kepemiluan di kalangan generasi muda, khususnya para santri sebagai bagian penting dari masyarakat yang kelak memiliki peran strategis dalam kehidupan demokrasi. Melalui edukasi ini, para santri diajak untuk memahami bahwa demokrasi bukan sekadar proses memilih pemimpin, melainkan juga tentang tanggung jawab, partisipasi, sikap kritis, serta komitmen menjaga integritas.

Di tengah derasnya arus informasi dan perkembangan teknologi, generasi muda dituntut untuk tidak hanya menjadi penerima informasi, tetapi juga mampu memilah fakta, mengenali potensi pelanggaran, serta tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang menyesatkan. Karena itu, pendidikan demokrasi menjadi bekal penting agar para santri dapat tumbuh sebagai warga negara yang cerdas, bijak, dan bertanggung jawab.

Demokrasi membutuhkan generasi yang berani berpikir kritis, bukan sekadar mengikuti arus. Melalui pengenalan kepemiluan, Bawaslu Kabupaten Tanah Bumbu mendorong para santri agar memahami pentingnya mengawal proses demokrasi secara jujur dan adil, sekaligus menumbuhkan kesadaran bahwa setiap warga negara memiliki hak dan tanggung jawab dalam menjaga kualitas demokrasi.

Dalam semangat pengawasan partisipatif, keterlibatan generasi muda menjadi salah satu unsur penting untuk membangun demokrasi yang bermartabat. Para santri diharapkan tidak hanya memahami hak pilih, tetapi juga mampu menjadi bagian dari masyarakat yang peduli terhadap integritas penyelenggaraan pemilu, berani menyuarakan kebenaran, serta menolak praktik-praktik yang dapat mencederai nilai demokrasi.

Pimpinan Bawaslu Kabupaten Tanah Bumbu menegaskan bahwa pendidikan kepemiluan bagi generasi muda merupakan investasi jangka panjang untuk membangun kesadaran demokrasi sejak dini.

“Generasi muda harus dibekali pemahaman demokrasi yang baik agar mampu berpikir kritis, berpartisipasi secara bertanggung jawab, dan menjunjung tinggi integritas. Demokrasi yang berkualitas membutuhkan warga negara yang tidak hanya menggunakan hak pilihnya, tetapi juga memiliki kepedulian untuk menjaga prosesnya tetap jujur dan adil.”

Lebih lanjut, lingkungan pesantren dinilai memiliki potensi besar dalam membentuk karakter generasi muda yang berlandaskan nilai moral, kedisiplinan, dan tanggung jawab. Nilai-nilai tersebut sejalan dengan prinsip demokrasi yang menjunjung tinggi kejujuran, keadilan, penghormatan terhadap perbedaan, serta kepatuhan terhadap aturan.

Pimpinan Bawaslu Kabupaten Tanah Bumbu juga mengajak para santri untuk menjadikan pengetahuan yang diperoleh sebagai bekal dalam kehidupan bermasyarakat.

“Kami berharap para santri dapat menjadi generasi yang tidak apatis terhadap demokrasi. Jadilah pemilih yang cerdas, berani bersikap benar, mampu menyaring informasi, dan ikut mengajak lingkungan sekitar untuk menjaga demokrasi yang berintegritas.”

Melalui kegiatan ini, Bawaslu Kabupaten Tanah Bumbu menegaskan komitmennya untuk terus mendorong pendidikan kepemiluan yang inklusif dan menjangkau berbagai lapisan masyarakat, termasuk lingkungan pendidikan dan pesantren. Upaya tersebut menjadi bagian dari penguatan pengawasan partisipatif, sehingga kesadaran menjaga demokrasi tidak hanya menjadi tanggung jawab penyelenggara pemilu, tetapi juga tumbuh sebagai gerakan bersama masyarakat.

Dari Pondok Pesantren DDI Azzikra, Kersik Putih, pesan demokrasi digaungkan: masa depan demokrasi berada di tangan generasi yang berpengetahuan, berani bersikap, dan teguh menjaga integritas. Sebab, demokrasi yang jujur dan adil tidak dibangun dalam satu hari, melainkan dirawat melalui pendidikan, partisipasi, dan komitmen bersama.

Bawaslu Kabupaten Tanah Bumbu — Mengawal Demokrasi, Menjaga Integritas, Menyiapkan Generasi Masa Depan.

Penulis dan Foto: Humas Bawaslu Tanbu