Lompat ke isi utama

Berita

Bukan Sekadar Data, Bawaslu Tanah Bumbu Siapkan Generasi Muda Menjadi Penjaga Demokrasi

Bawaslu Tanbu

Bukan Sekadar Data, Bawaslu Tanah Bumbu Siapkan Generasi Muda Menjadi Penjaga Demokrasi

Tanah Bumbu, 10 Agustus 2026 – Demokrasi tidak lahir hanya di ruang-ruang rapat. Demokrasi juga tumbuh di sekolah, di tengah generasi muda yang sedang mempersiapkan diri menjadi bagian penting dalam perjalanan bangsa.

Semangat itulah yang menjadi bagian dari langkah Bawaslu Kabupaten Tanah Bumbu pada Senin, 10 Agustus 2026, melalui kegiatan koordinasi permohonan data siswa yang telah berusia 17 tahun serta pembahasan permohonan kerja sama (MoU) kegiatan Pendidikan Pengawasan Partisipatif di lingkungan sekolah SMK Tunas Bangsa Batulicin.

Koordinasi tersebut menjadi bagian dari upaya membangun sinergi sekaligus memperkuat ruang edukasi demokrasi bagi generasi muda, khususnya mereka yang mulai memasuki usia sebagai pemilih.

Bagi Bawaslu, data bukan sekadar angka dan daftar nama. Data menjadi salah satu pijakan penting dalam memastikan proses demokrasi dapat dipersiapkan dengan lebih baik. Di sisi lain, sekolah bukan hanya tempat menuntut ilmu, tetapi juga ruang strategis untuk menanamkan nilai-nilai demokrasi, integritas, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap lingkungan sosial.

Melalui rencana kerja sama dengan SMK Tunas Bangsa Batulicin, Bawaslu Tanah Bumbu mendorong hadirnya pendidikan pengawasan partisipatif yang lebih dekat dengan kehidupan pelajar.

Sebab, generasi muda tidak cukup hanya mengenal Pemilu dari bilik suara.

Mereka perlu memahami mengapa demokrasi harus dijaga, bagaimana mengenali potensi pelanggaran, serta mengapa masyarakat memiliki peran penting dalam melakukan pengawasan secara partisipatif.

Penguatan pendidikan pengawasan partisipatif bagi pemilih pemula juga menjadi bagian dari arah program Bawaslu pada 2026 yang mendorong generasi muda untuk berfungsi dan bergerak dalam mengawal Pemilu dan Pemilihan 2029 yang bermartabat.

Dari sekolah, kesadaran demokrasi ditanamkan. Dari generasi muda, kepedulian terhadap demokrasi diharapkan tumbuh. Dan dari kolaborasi, pengawasan partisipatif dapat bergerak semakin luas.

Hari ini Bawaslu Tanah Bumbu berkoordinasi.
Hari ini data mulai dipersiapkan.
Hari ini ruang kolaborasi mulai dibangun.

Karena menjaga demokrasi tidak harus menunggu Pemilu tiba.

Menjaga demokrasi dimulai sejak hari ini—dari data yang akurat, pendidikan yang kuat, dan generasi muda yang berani peduli.

Bawaslu Tanah Bumbu: Bersama Generasi Muda, Awasi Demokrasi.

Penulis dan Foto: Humas Bawaslu Tanbu